Rabu, 13 April 2016

TUGAS CITRA DIGITAL

KORELASI DAN KONVOLUSI 

KORELASI

Korelasi adalah operasi yang digunakan dalam berbagai aplikasi dalam bidang pengolahan isyarat secara digital. Korelasi merupakan ukuran derajat kesamaan antara dua isyarat atau sekuens. Jika diketahui x[n] dan y[n] dengan energi yang terbatas maka kros-korelasi antara x[n] dan y[n]


KONVOLUSI
Konvolusi (convolution) adalah sebuah proses dimana citra dimanipulasi dengan menggunakan eksternal mask / subwindows untuk menghasilkan citra yang baru. Sedangkan Filtering tanpa menggunakan ekternal mask tetapi hanya menggunakan pixel tetangga untuk mendapatkan pixel yang baru.
Konvolusi sangat banyak dipergunakan dalam pengolahan citra untuk memperhalus (smoothing), menajamkan (crispening), mendeteksi tepi (edge detection), serta efek lainnya. Seperti:

A. Embossing
Embossing yaitu membuat citra seolah diukir pada permukaaan selembar nikel. Koefisien jendela konvolusi memiliki bobot tengah bernilai 0 & jumlah seluruh bobot =0.

B. Blurring
Blurring (Pengaburan) yaitu filter spasial low-pass yang melenyapkan detil halus dari suatu citra. Pengaburan dicapai melalui konvolusi dari seluruh koefisien mask bernilai sama. Blurring ini perataan nilai pixel-pixel tetangga, makin besar ukuran mask maka makin besar efek pengaburan

C. Sharpening
Sharpening (Penajaman) yaitu memperjelas detil suatu citra(menambah kontras) dengan penjumlahan atas citra tepi dengan citra aslinya maka bagian tepi objek akan terlihat berbeda dengan latarnya, sehingga citra terkesan lebih tajam.

D. Edge Detection
Deteksi tepi yaitu proses menentukan lokasi titik-titik yang merupakan tepi objek.

Contoh konvolusi ini yaitu:

gambar=imread('love.jpg');
mask = [-1 -1 -1; -1 8 -1; -1 -1 -1];
gray=rgb2gray(gambar);
thresh=graythresh(gray);
imbw=im2bw(gray,thresh);
hasil=conv2(double(imbw),mask,'valid');
imshow(gambar)
figure, imshow(hasil)


hasil :





Untuk perhitungan proses konvolusi secara manual:

Rumus : 
kali ini kita akan mencoba menghitung secara manual proses konvolusi dari gambar di atas.
matrik dari gambar asli                  matrik filter
 
e = (8*0)+(-1*0)+(-1*0)+(-1*255)+(-1*0)+(-1*255)+(-1*0)+(-1*0)+(-1*255)
e = (0)+(0)+(0)+(-255)+(0)+(-255)+(0)+(0)+(-255)
e = – 765


Semoga Bermanfaat Buat Kawan Dong.....

Kamis, 10 Maret 2016

MIMPIKU (10Maret2016)

MIMPIKU (10Maret2016)
“BERTEMU IBU”
Pada tanggal 9 Maret 2016 Malam itu aku sendiri Kosku, tiba– tiba kawanku Febro datang bersama adiknya untuk berbagi cerita di kosku. Kami bertiga bercerita membahas tentang tugas-tugas Kuliah sampai larut malam. Dalam cerita itu Kami bertiga ketiduran. Aku kaget pada saat Febro pamit pulang ke rumahnya tepat pukul 06.00 pagi. akupun terbangun. Setelah Febro dan adiknya pulang, aku tidur lagi karena terlalu mengantuk. Dalam tidur itu aku bermimpi.
Apa Mimpiku?
Inilah Mimpiku,
Aku bermimpi bertemu Ibuku.
Aku sedang mengendarai motorku “Astra Legenda” di Larantuka tepatnya di Kelurahan Weri. Di tempat itu Orang Tuaku perna bekerja dan menetap di situ. Sampai di lorong masjid, aku belok kiri. Setelah masuk dari lorong itu, aku belok kiri lagi. Di saat aku belok aku melihat Ibuku disamping lorong itu. Aku berhenti dan turun dari motorku kesayanganku. Aku berkata kepada Ibuku “Ayo Ibu kita Pulang”. Jawab Ibuku “biar Ibu tunggu taxi saja”.  Aku membiarkan motor kesayanganku di situ untuk bersama Ibu menunggu Taxi. Di lorong itu banyak anak sekolah yang menunggu Taxi. Beberapa saat kemudian Taxi pun datang. Aku dan Ibu naik Taxi itu bersama gorombolan anak sekolah. Di dalam Taxi aku berkata kepada Ibu “Ibu. Mari duduk di sampingku” jawab ibu” biar Ibu duduk di sini saja”. Aku terdiam.  Sampai di terminal, Ibuku turun dari Taxi itu dan menuju pelabuhan. Aku bertanya kepada Ibu sambil menangis “mengapa Ibu turun”?  Aku memaksa Ibu harus pulang bersamaku. Melihat tangisanku, Ibu pun ikut menangis. Dalam tangisannya Ibu berkata kepadaku KALAU MAU BERTEMU DENGAN IBU, BESOK PAGI BELI LILIN DAN BAKAR”. Itu pesan dari Ibuku. Di saat itu juga aku terbangun dari mimpiku sambil menangis dan merenungkan mimpi itu. Aku sedih. Aku ingat Ibuku, Aku ingat Ayahku, Aku ingat Keluargaku.
Aku Ambigu. Aku coba bertanya pada langit, KAPAN “AKU, AYAH, DAN IBU’KU BISA BERSAMA KEBALI? Tetapi langit tak menjawab pertanyaanku, SEBAB ESOK PAGI KEMBALI.

By; Franco Diaz Viera


luvne.com ayeey.com cicicookies.com mbepp.com kumpulanrumusnya.comnya.com tipscantiknya.com