MIMPIKU (10Maret2016)
“BERTEMU
IBU”
Pada tanggal 9
Maret 2016 Malam itu aku sendiri Kosku, tiba– tiba kawanku Febro datang bersama
adiknya untuk berbagi cerita di kosku. Kami bertiga bercerita membahas tentang
tugas-tugas Kuliah sampai larut malam. Dalam cerita itu Kami bertiga ketiduran.
Aku kaget pada saat Febro pamit pulang ke rumahnya tepat pukul 06.00 pagi.
akupun terbangun. Setelah Febro dan adiknya pulang, aku tidur lagi karena
terlalu mengantuk. Dalam tidur itu aku bermimpi.
Apa Mimpiku?
Inilah Mimpiku,
Aku bermimpi
bertemu Ibuku.
Aku sedang mengendarai motorku “Astra Legenda” di
Larantuka tepatnya di Kelurahan Weri. Di tempat itu Orang Tuaku perna bekerja
dan menetap di situ. Sampai di lorong masjid, aku belok kiri. Setelah masuk
dari lorong itu, aku belok kiri lagi. Di saat aku belok aku melihat Ibuku
disamping lorong itu. Aku berhenti dan turun dari motorku kesayanganku. Aku
berkata kepada Ibuku “Ayo Ibu kita Pulang”. Jawab Ibuku “biar Ibu tunggu taxi
saja”. Aku membiarkan motor kesayanganku
di situ untuk bersama Ibu menunggu Taxi. Di lorong itu banyak anak sekolah yang
menunggu Taxi. Beberapa saat kemudian Taxi pun datang. Aku dan Ibu naik Taxi
itu bersama gorombolan anak sekolah. Di dalam Taxi aku berkata kepada Ibu “Ibu.
Mari duduk di sampingku” jawab ibu” biar Ibu duduk di sini saja”. Aku
terdiam. Sampai di terminal, Ibuku turun
dari Taxi itu dan menuju pelabuhan. Aku bertanya kepada Ibu sambil menangis “mengapa
Ibu turun”? Aku memaksa Ibu harus pulang
bersamaku. Melihat tangisanku, Ibu pun ikut menangis. Dalam tangisannya Ibu
berkata kepadaku “KALAU MAU BERTEMU DENGAN IBU, BESOK PAGI BELI LILIN DAN BAKAR”.
Itu pesan dari Ibuku. Di saat itu juga aku terbangun dari mimpiku sambil
menangis dan merenungkan mimpi itu. Aku sedih. Aku ingat Ibuku, Aku ingat Ayahku,
Aku ingat Keluargaku.
Aku Ambigu. Aku coba bertanya pada langit, KAPAN “AKU, AYAH, DAN IBU’KU BISA BERSAMA KEBALI?
Tetapi langit tak menjawab pertanyaanku, SEBAB ESOK PAGI KEMBALI.
By; Franco
Diaz Viera